Mewujudkan Doa Ibu

Standar

Doa setiap Ibu dan Ayah atas anaknya yang baru lahir pada umumnya ada 3 hal, yaitu

Nak, jadilah anak yang sehat, saleh, dan berguna bagi bangsa. Amin

Ketika seorang anak sudah tumbuh dewasa dengan sehat, menjadi anak yang saleh, sudah selesai masa kuliahnya, maka saatnya berkarya telah tiba. Itu lah saat mewujudkan hal ketiga dalam doa orang tua: berguna bagi bangsa.

mothers prayer

Photo Courtesy: wabisabimama.com

Hal nomor tiga ini adalah PR saya yang terbesar saat ini. Tidak akan selesai sampai saya wafat nanti. Menjadi orang yang berguna. Bagi saya, doa ini adalah harapan yang sudah tersandang di pundak, dan harus saya perjuangkan.

Hidup memang hanya 1 kali. Tapi prinsip YOLO (you only live once) yang membuat orang mau memerdekakan dirinya dengan cara bebas melakukan apapun yang diinginkan tanpa mau dilarang, bukanlah prinsip yang sejalan dengan amanat orang tua saya.

Amanat itu mungkin pernah disampaikan secara lisan, atau bahkan mungkin hanya dengan cara tersirat dalam ajaran moral dalam keluarga. Tapi amanat itu terasa sangat berpengaruh dalam hidup saya. Amanat itu juga pastinya diselipkan oleh para guru, para dosen, para pemuka agama, dan pemberi beasiswa. Hidup saya sudah dibayar di muka. Dalam hidup saya berhutang segalanya, maka sudah sepatutnya saya mengabdikan diri.

Pernyataan di atas bukanlah pernyataan yang terpaksa, namun karena kesadaran. Saya merasa beruntung karena saya sadar. Saya sungguh dengan sadar dan rela hati ingin menyandang harapan tersebut. Itulah bentuk pertanggungjawaban saya atas hidup saya yang cuma-cuma dan penuh belas kasih Tuhan dan (belas kasih Tuhan melalui) orang lain.

Hingga saat ini saya sudah bekerja dan berkarya selama 3,5 tahun. Ada nilai-nilai yang ingin saya perjuangkan dalam karya dan pekerjaan saya. Ada kontribusi terhadap karyawan dan komunitas yang ingin saya bagikan. Ada idealisme yang ingin saya pertahankan hingga esok hari.

Berkontribusi melalui dunia kerja adalah cara saya menjawab doa Ibu, doa keluarga, dan doa para pendidik saya.

Demikian juga saya mendukung pasangan saya untuk berkarya maksimal dengan pekerjaan dan studinya, karena saya paham benar bahwa tujuannya sungguh murni dan mulia.

Doakan kami, agar karya kami terus terakumulasi, terus bergulir, dan terus menerus bertahan untuk tujuan yang mulia dan murni.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s