Makan @ Jogja [19]: Mediterranea Restaurant (another review)

Standar

Repeat purchase adalah hal yang sangat penting dalam bisnis. Setelah kunjungan & review pertama saya ke Mediterranea Restaurant, hingga kini saya sudah kembali ke sana 2 kali dengan membawa orang yang berbeda. Tanggal 26 Desember 2012 saya mengajak pacar saya, dan tadi malam saya datang bersama Oom dan Tante saya.

Pada kedatangan kedua dan ketiga, saya sengaja tidak mengulang menu yang saya pesan. Pada kunjungan kedua, saya memesan Today Special Menu, yaitu Seafood Cheese Risotto (Rp65.000 nett). Pada suapan pertama, saya terkesan dengan banyaknya rasa keju pada risottonya. Hal ini untuk menutupi rasa hambar dari si nasi. Tapi, ketika sudah sampai separuh porsi, saya sudah merasa eneg. Akumulasi rasa kejunya nampaknya memberikan efek eneg tersebut. Seafoodnya diolah dengan baik, tapi tidak istimewa. Nilai risottonya 7.

Seafood Cheese Risotto

Tadi, pada kunjungan ketiga, saya lagi-lagi memesan Today Special Menu, Tuna Baked with Bayald & Creamy Polenta (Rp60.000 nett).

Polenta ini (menurut saya) konsepnya seperti bubur instan bayi, yaitu tepung yang dimasak dengan air panas.

Pada menu ini nampaknya menggunakan tepung kentang, kaldu, dan susu, serta keju (ini tebakan saya). Awalnya saya kira ini adalah mashed potato, ternyata teksturnya berbeda sama sekali. Jika mashed potato adalah kentang yang padat dan berat, maka polenta ini ringan dan lebih lembut (karena bahannya sudah berupa tepung). Polenta ini dilengkapi dengan bintang utama, yaitu tuna panggang.

Tunanya fresh dan dipanggang dengan baik, mendapat bumbu yang cukup, dan dilengkapi dengan pesto di atasnya. Sebagai bed dari tuna, digunakan irisan terong (awalnya saya kita jamur), zucchini (timun jepang), dan tomat. Ada juga tomat yang dibuat agak lumat dan diberi pesto. Tomat sekali lagi menjadi pemberi rasa yang membuat makanan ini menjadi gurih. Oh ya, tumisan bawang juga memberi sedikit rasa manis pada masakan ini. Secara keseluruhan, saya beri nilai 7.5 untuk menu ini. Catatannya, saya tidak kuat menghabiskan semuanya. terlalu banyak untuk ukuran saya. Mungkin untuk pria ukurannya lebih pas. Catatan lainnya, saya tidak bisa menemukan arti kata bayald di google. Entahlah, bisa jadi saya yang salah baca karena menunya ditulis di papan tulis dengan tulisan tangan.

Tuna Baked w/ Bayald & Creamy Polenta

Saya sempat mencicipi Chicken Kebab-nya (Rp50.000 nett). Saya dan auntie sepakat untuk memberi nilai 7.5 untuk menu ini. Potongan ayam yang berbumbu gurih dan terasa ladanya ini dibumbui dengan baik. Menu ini dilengkapi dengan nasi dengan butiran beras yang nampaknya digoreng. Tomatnya gurih dan nikmat. Terongnya saya tidak sentuh karena saya anti makan terong (harap maklum). Pada cawan kecil, ada dip-nya yang menyerupai mayones dengan rasa gurih dan agak asam (hummus? i don’t know yet).

Chicken Kebab

Komentar pacar dan Oom saya yang memesan menu Chicken Braise adalah mereka tidak suka dengan nasinya yang ada ‘beras goreng’nya. Komentar mereka sama “seperti makan nasi yang sudah mengeras/ada kerak nasinya”. Saya sendiri suka dengan menu nasi yang unik itu.

Komentar lainnya adalah penyajiannya yang tidak cantik. Nasi ditumpuk-tumpuk dengan kurma dan ayamnya. Piringnya terlalu kecil. Selain itu, mereka sama sekali tidak menggunakan dip/dressing yang disediakan, yaitu sesuatu yang mirip dengan sambel ijo-nya indonesia, namun rasanya sedikit asam dan dominan bawang putihnya (bahkan sama sekali tidak pedas). Dengan pertimbangan ini, nilai Chicken Braise saya turunkan menjadi 7,5.

IMG_3730

Chicken Braise

Minuman yang cukup oke di sini adalah Mango Ginger (Rp18.000 nett). Ternyata mangga jika dicampur dengan jahe, rasanya cocok juga. Saya beri nilai 8 untuk minuman ini.

Lalu untuk Balasis Green, komentar Oom dan Tante saya kurang lebih sama dengan komentar saya, jus ini terlalu encer untuk disebut jus, jika kurang jumlah jeruk nipisnya, akan mudah berubah menjadi kecokelatan (warnanya jadi tidak indah), kelengkengnya pun tidak terasa sama sekali. Kesimpulannya Balasis Green under expectation (tidak sesuai harapan). Saya nilai ulang menjadi 7.

Kali lain jika makan-makan lagi, saya pasti akan tulis reviewnya di sini. Semoga berguna.

Photos Courtesy: Aurelia Claresta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s