Makan @ Jogja [17]: Mediterranea Restaurant by chef Kamil

Standar

Udah lama banget nggak nulis di blog ini. Apalagi nulis ttg makanan. Saya pengen mulai nulis lagi, terutama tentang rekomendasi makanan-makanan di Jogja. Tulisan rekomendasi ini mungkin bisa jadi nampak sepele. Tapi, saya kira rekomendasi semacam ini bisa membuat efek positif terhadap sektor ekonomi dan pariwisata di Jogja.🙂

Gambar

@chefkamil

Singkatnya, Minggu malam yang lalu, saya makan di Mediterranea Restaurant by @chefkamil (Camille Massard Combe). Letaknya di Jl Tirtodipuran 24a, tetanggaan sama Resto Bu Ageng-nya Butet Kertaredjasa. Restoran ini ‘baru’ buka tanggal 15 September 2012, jam bukanya 11.00-23.00, libur setiap Senin. Tapi, saya sudah pernah mencicipi masakan chef Kamil ini sewaktu dia jadi owner & chef di K-Meal (sekarang sudah tidak lagi).

Resto ini menyediakan masakan Italia, Perancis, dan Mediterania. Contoh menunya ada di sini.

Yang saya makan namanya kira-kira chicken braise with butter rice served with dates and ginger (Rp47.000 nett) (abisnya panjang bener sih). Sayangnya saya nggak ada fotonya , di web-nya juga nggak ada fotonya. Foto yg di bawah kualitasnya kurang baik, hasil browsing, sayang sekali tidak merepresentasikan rasanya yang enak. Intinya, ini adalah nasi dg mentega (bukan margarin) yg ada beras gorengnya sedikit, jadi agak kriuk. Ayamnya dipanggang, empuk, juicy, dan bumbunya terasa. Ada tomat di atas ayamnya, membuat rasanya lebih fresh. Lalu ada kurma dan jahe. Ternyata keduanya nyambung yah, kalau digabungkan. Mungkin ini komponen supaya ada unsur mediterania-nya. Untuk menu ini, saya beri nilai 8, which is menurut saya, nilai yang baik.

Gambar

saya waktu itu duduk di sini

Adik saya makan penne with pesto and champignon sauce (Rp35.000 nett). Maksudnya pasta penne dengan saus jamur champignon. Abis ini, saya akan cari tahu gimana cara nyebut champignon ala orang Perancis. FYI, Chef Kamil ini adalah orang Perancis. Kemarin, pelayannya juga agak gak pede nyebut champignon itu. Hahaha…🙂 Penne ini saya beri nilai 7. Tidak mengecewakan, rasanya standar lah untuk pasta, rasanya memang cuma gitu, kan🙂

Chicken Braise with dates & ginger (taken by Stefaan D – TripAdvisor)

Untuk minuman, saya pesan Balasis Green (Rp18.000 nett), yaitu kelengkeng, apel, dan mint. Perpaduan yang menarik. Sayangnya, rasa kelengkengnya tertutupi rasa apel dan mintnya. Supaya apel tidak berubah kecoklatan, ditambahkan beberapa potongan jeruk nipis di dalamnya. Audris menjelaskan pada saya, fungsi vitamin c adalah untuk menghambat oksidasi yang membuat jus apel bisa berubah jadi berwarna cokelat. Minuman ini saya beri nilai 7.5 karena inovatif (menurut saya yg amatir di dunia perkulineran).

Sebagai makanan penutup, saya pesan strawberry creme brulee (Rp25.000 nett). Saya pesan karena saya sering nonton acara masak-masak di TV kabel dan menu ini sering sekali muncul, tapi saya belum pernah coba (harap maklum, :P). Saya tidak suka permukaannya yg dikaramelisasi, karena terlalu manis untuk saya, tapi creme-nya saya suka. Nilainya 7.5

Makanan itu menarik untuk dibahas (dan DIMAKAN). Kedua hal itu sudah selesai saya lakukan. Mari kita move-on ke makanan yang lain, di lain hari, ketika sudah gajian. Bye!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s