#357 – Di balik jendela

Standar

Arum mematikan lampu ruangan tengah. Membiarkan ruang itu tanpa cahaya. Supaya ia bisa melihat gedung di sebelah apartemennya dengan lebih jelas. Ia suka melihat jendela-jendela di gedung itu. Nyala lampu-lampunya terlihat dari jendela-jendela besar gedung. Dan ia bisa melihat, apa yang orang lakukan di balik jendela-jendela tak bertirai itu. Restoran temaram yang romantis, ruang-ruang kantor yang masih berpenghuni sampai larut malam, kamar-kamar yang sesekali terlihat penghuninya.

Arum tak pernah menyangka, ia akhirnya bisa juga berada di apartemen itu. Memandang gedung dengan banyak lampu saat langit sudah gelap adalah salah satu impian sebelum tidurnya. Jendela apartemen yang besar itu juga membuatnya bisa melihat lobby yang kerap dilalui mobil dan taksi silih berganti, kolam renang asimetris yang biru bergradasi, cantik sekali. Impian sebelum tidur kadangkala tak mustahil terjadi.

Memandang dari balik jendela. Mungkin orang lain bosan. Mungkin orang lain hanya melakukannya untuk melihat cuaca. Tapi ia tidak. Ia merasa itu adalah kegiatan yang lebih menyenangkan daripada jalan ke mall dan berbelanja. Sesekali ia menatap ke bagian atas dari gedung itu. Di bagian paling atas ada restoran dengan lanskap langit. Beberapa pasangan duduk di sana. Tampak menikmati malam dan cinta itu sendiri. Orang lain mungkin bosan. Tapi Arum tidak.

Kesendirian itu bisa menyenangkan. Mengamati keramaian itu juga menyenangkan. Hanya dengan melihat saja, ia sudah bahagia. Dari balik jendela itu, kehidupan di seberang sana nampak menyenangkan. Dunia serasa begitu damai. Salah kalau orang berkata hanya bisa menikmati kedamaian di bukit-bukit berpinus atau di dekat air terjun.

Arum merasa hidupnya sempurna. Ia bahagia. Ia memutar 1 folder lagu dari notebook-nya. Lagu pertama adalah Fireflies dari Owl City. Lagu sempurna untuk malam yang sempurna. Hanya satu yang kurang. Ia sadari itu ketika ada bayangan Ando melintas di benaknya. Ya, pria itu lagi….

About aureliaclaresta

Female. Ex consumer researcher & lecturer’s assistant. Learning business by running small business. Sometimes become a nocturnal. Love JokPin's poems, dress, Dee’s & Ayu Utami’s books, photography, make up, and learning new things. Lived in Tg Pinang, Kutoarjo, Serpong, BSD, & Jakarta. Now stay in Jogja with mom, 2 brothers, and some employees. See her tweets @aureliaclaresta

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s