Gaji PNS Naik???

Standar

Saya baru baca berita tentang kenaikan gaji PNS dan TNI/Polri dalam RAPBN 2010. Dengan sejujur-jujurnya saya mengaku senang. Mengapa senang? Toh saya belum bekerja, bukan PNS, apalagi TNI/Polri. Ibu saya juga bukan pegawai pemerintah. Nggak ada hubungannya blas terhadap keuangan pribadi saya. Hahaha.

Mengapa saya senang? Karena dengan adanya kenaikan gaji ini, semoga kinerja para pegawai pemerintah ini menjadi lebih baik. Sebenarnya begini, gaji naik 5% nggak akan sekonyong-konyong meningkatkan kualitas kerja. Tapi, kalau gaji pegawai pemerintah semakin baik, maka akan berdampak pada seberapa baik pemerintah akan mendapatkan pegawai baru dari lulusan-lulusan terbaik negri ini. Lulusan terbaik di universitas saat ini tentunya nggak berharap bisa menjadi PNS kan. Mereka akan berusaha mendapat pekerjaan yang menawarkan gaji setidaknya di atas 2,5-3juta. Ehm, ya sebaiknya sih mendapatkan pekerjaan di perusahaan minyak yang gajinya bisa mencapat 7 jutaan. Angka barusan merupakan angka bagi lulusan S1 saya dan teman-teman di Ekonomi. Bagi mereka yang dari teknik, tentunya bisa mendapatkan belasan juta sebagai gaji pertama di perusahaan minyak.

Jika orang sudah mendapatkan gaji yang cukup untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sebagai masyarakat urban, saya rasa hanya mereka yang serakah yang kemudian masih mau korupsi. Tapi kalau gaji pokok seorang bapak 2 anak misalnya masih berada di angka 1.5 juta, ya wajar lah masih nyari sampingan, ya nilep-nilep dikit lah… bisa dibilang korupsi kecil-kecilan. Oleh sebab itu, gaji tinggi merupakan salah satu hal yang dapat memperbaiki kinerja pemerintah kita. Secara bertahap, HRD di departemen-departemen pemerintah harus memperbaiki sistem remunerasi dan kemudian memilih pegawai-pegawai baru yang bisa bekerja lebih efisian.

Singapura sudah lama terkenal sebagai negara yang membayar pegawai negri dengan gaji setara dengan swasta. Hal ini membuat pemerintah mereka menjadi efisien dan terbilang cukup bersih dari korupsi. Dari sini saya tahu bahwa gaji pegawai negri di Singapura per November 2007 adalah 2.330 dolar Singapura atau kalau dikurs-kan sekitar 16 juta Rupiah per bulannya. Bonus akhir tahunnya sebesar 2.5 kali gaji sebulan. Mantap ya….

Kalau begitu, semua juga pengen kerja di pemerintahan. Pasti rasa nasionalis-nya meningkat pesat. Semua [makin] pengen kerja di pemerintahan. Hohoho

sumber gambar

11 responses »

  1. Hmmm… bukannya dengan demikian akan meningkatkan inflasi?
    Karena biasanya sebelum adanya realisasi, harga-harga di pasaran akan terlebih dulu meningkat, sehingga peningkatan gaji itu akan menjadi agak sia-sia.

  2. tambahan lagi mbak,
    sebenarnya etos atau semangat kerja seseorang (dalam hal ini PNS) atau baik buruknya kinerja mereka tidak hanya bergantung pada jumlah pendapatan yang mereka terima. Namun juga berhubungan dengan budaya kerja, dan psikologi kerja.

  3. @ gabriel…
    hahaha.. mengingat inflasi tahun ini diperkirakan sekitar 5-6%… ya emang agak impas ya…
    tapi lumayan lah…
    semoga naiknya nggak sekali doang…
    dan secara bertahap dinaikkan sampe ke tahap yg lebih ‘menggiurkan’

    @luluk
    mantap, luk…. sementara masih dapat uang saku, naik juga ga uang sakunya?? cekakakakakak

    @pandu
    sesuai dengan hygiene theory, ya… kepuasan kerja tidak ditentukan oleh besarnya gaji. tapi… gaji yang kecil akan memicu KETIDAKPUASAN. hal ini me-loyo-kan… hahaha.
    siapa yg brani bantah teori kuat itu?😛

  4. 1. Kalau dicermati dengan hati-hati, kenaikkan 5% tersebut memang bukan bertujuan secara langsung untuk meningkatkan kesejahteraan tidak pula untuk menghindarkan PNS dari praktek KKN, tetapi dimaksudkan untuk MELINDUNGI daya beli PNS yang akan datang supaya tidak tergerus oleh (expected) inflasi yang diperkirakan 5%. Dengan daya beli PNS yang tidak tergerus oleh inflasi, diharapkan kesejahteraan PNS tidak berkurang.

    2. Kinerja (dan juga kepuasan kerja) memang sedang diupayakan untuk dibenahi, salah satunya melalui reformasi birokrasi yang dirintis oleh beberapa Departemen Nasional, seperti Dept Keuangan maupun Set Neg. Dalam reformasi birokrasi yang dibenahi tidak hanya faktor ekstrinsik (hygiene factors) seperti gaji, tetapi juga faktor instrinsik (motivating factors) dari pekerjaan yang diemban, harapannya agar kesejahteraan dan kepuasan kerja meningkat sekaligus mengurangi praktek KKN.

    3. Kenaikan gaji jelas bukan instrumen pendorong kesejahteraan PNS, hygiene theory maupun tarikan kenaikan inflasi membuat kenaikkan gaji tidak dapat signifikan meningkatkan kesejahteraan.
    3.1. Hygiene theory menjelaskan bahwa kenaikan gaji dimaksudkan supaya SDM tidak kecewa.
    3.2. Kaitannya dengan inflasi, kenaikan gaji akan meningkatkan ekspektasi konsumsi yang selanjutnya akan menarik inflasi untuk meningkat.

    4. Tulisan yang bagus Re. Tetap berkarya..!!

    PS. semoga kinerja dan services PNS kita makin OK.. 🙂

  5. Sejujurnya saya berada pada posisi setuju jika kenaikan itu berdasarkan inflasi. Sayang sekali sistem remunerasi pegawai negeri tidak menggunakan standar KPI (Key Performance Index), sehingga setiap kenaikan salary berlaku rata/sama untuk setiap pegawai. Tentu saja, baik yang prestasinya bagus maupun tidak akan dihargai sama oleh pemerintah. So, seseorang yang semakin rajin dan pintar akan ditumpuk dengan beban pekerjaan yang begitu banyak pula, sebaliknya yang malas, akan tetap no job karena unskilled dengan kenaikan remunerasi yang sama. So, ngapain rajin?? (Sekedar opini…, he…).

  6. Kesalahan negara ini lagi: Rekrutmen PNS tu semua dari level bawah. G ada rekrutmen PNS untuk level menengah. Jadi, orang2 hebat yang udah pengalaman kerja di perusahaan, g bisa masuk dan dimanfaatkan untuk negara ini. Mana ada rekrutmen PNS yang syaratnya: Pengalaman jadi Manajer di perusahaan multinasional 3th. Semuanya fresh grad. Jadi, anak2 culun2 yang g tau dunia luar, cekoki aja pake ideologi & budaya kerja yang selama ini digunakan. G bakalan berubah banyak deh…

  7. @ michael
    nampaknya ya. karena inflasi tahun ini diperkirakan di atas 5%

    @danu
    mas…… kamu benar 100%
    luar biasa kau… kalo gini kamu yg nguji ak aja di pendadaran deh
    hahaha…. paling nilaiku jelek tp aku nggak stres. abisnya kamu mendebat secara telak tapi… tidak mengintimidasi. good!!!!

    @odus
    ya… makanya saya juga bilang boss, kalau sistem remunerasi harus diperbaiki. performance jelas harus diapresiasi. jadinya org yg efisien dan produktif juga tertarik jadi PNS😛

    @koko
    koko jenius!!! poin yg tidak ak pikirkan. makasih, koko. [yg mukanya kaya joker]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s