Everyday is Miracle

Standar

Itu adalah motto yang aku cantumkan dalam CV yang kubuat untuk Danone.

Percaya atau tidak. Aku merasa banyak sekali menjumpai miracle dalam hidupku ini. Di sekelilingku banyak orang susah, banyak orang nggak akur dengan keluarganya. Sedangkan aku, punya keluarga yang baik, tidak ada perebutan warisan keluarga, tidak ada perceraian orang tua, tidak ada anak yang pakai narkoba. My family is more than what i can expect. Dari segi finansial, tidak pernah jatuh terlalu parah sampai harus tidur di gubug reot. Dan aku punya ayah yang berdedikasi pada pekerjaannya, serta disiplin. Ibu yang multitalent, bisa menangani semua masalah di rumah, berbakat memasak, menjahit, tahu bagaimana menangani orang sakit dan menjadi mandor tukang bangun rumah. Hahaha….

Miracle dalam hidup ini sering kusadari dalam bentuk-bentuk jarangnya kesialan muncul dalam hidupku. Kalo boleh dimirip-miripin, ya mungkin lebih mirip tokoh Untung daripada Donald Duck. Hahaha….

Sampai saat ini, syukurlah, aku belum pernah ditipu sama pacar (pacar yg mendua, pacar yg tukang bohong besar), belum pernah kehilangan dompet, handphone, apalagi motor. Dompetku pernah sekali tertinggal di kantin, dan diamankan sama mas kantin. Flash-disc-ku pernah ketinggalan di warnet, dan ternyata masih nyantol di CPU walopun udah 1 jam berselang (pemakai komputernya masih sama). Card reader-ku (sebelum punya flash disc) juga pernah ketinggalan di warnet dan diamankan sama operator. Kunci motor sudah lebih dari sekali ‘raib dari jangkauan tangan’, eh ada di motor, atau diselamatkan tukang parkir. Keberuntungan berkali-kali di saat-saat yang bisa bikin jantung copot itu, membuatku percaya, selalu ada keajaiban dalam hidupku.

Hanya sekali aku pernah merasa tidak beruntung, yaitu ketika harddisc-ku rusak, dan data-data di dalamnya tidak terselamatkan. Saat itu rasanya seperti separuh sejarah hidupku lenyap. Aku sering blank di jalan (ketika bawa motor) alhasil, jadi salah jalan, kebabalasan, dll. Untungnya masih ada backup data-data lama di CD. Yaaa.. walo ada data yg udah jauh dari updated. Tapi, setidaknya foto-foto lama. Puisi dan karya tulis semasa SMA tidak lenyap begitu saja….

Ketika submit CV tersebut ke website Danone pun ternyata ada masalah. Dan sekali lagi aku merasa menemui miracle dalam hidupku. Dua jam lewat setelah deadline, CV kami masih diterima. Mungkin karena adanya perbedaan jam, dan kami seolah masih diberi harapan karena perbedaan waktu itu. Gilaaa…..

Betapa aku tidak bersyukur dalam hidup……. kalau hidupku begini mudah, namun aku tidak berguna.

Aku harus menjadi ‘seseorang’

6 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s