Flute itu…

Standar

Terinspirasi dari judul ini

Ini kisah sedih. Jangan harap bisa ketawa…. hiks hiks

Jaman SMA, aku pernah belajar flute (bukan kursus, karena gratis) dengan seorang kakek yang bernama Opung Viktor (pake k ato c ya??). Sayang, latihannya terhenti karena Opung mulai sakit-sakit dan meninggal pada awal tahun 2005. Padahal, aku baru belajar flute itu selama 6 bulan… Jadilah aku berhenti main flute karena tidak ada guru lagi, dan karena memang aku kurang intra motivation (istilahnya apa sih?! lupa). Terus terang, belajar flute itu nggak mudah. Barangnya sendiri sudah mahal. Waktu itu fluteku dibeliin oleh Oom Ogan, adik mama.

Setelah Opung tiada, rasanya sedih hati ini kalau melihat kotak hitam, tempat flute itu…. Ada yang mengiris-iris di dalam rasanya…. Yang bikin sedih itu ada beberapa….

1. Aku merasa nggak berbakat. Aku merasa kurang termotivasi untuk terus latihan sendiri. Karena aku merasa kecewa dengan perkembanganku. Lambat. Itu membuatku merasa kecewa, dan merasa, memang aku bukan dilahirkan untuk bermain flute.

2. Lagi-lagi nggak merasa berbakat untuk memainkan alat musik, karena Opung juga ngajarin Audris (adikku) main keyboard, dan dia selalu dipuji karena perkembangannya cepat. Sedih😦

3. Merasa bersalah pada Opung dan Oom Ogan, pengorbanan mereka sia-sia. Aku merasa, mulai belajar flute adalah  KESALAHAN. Dulu memang awalnya aku mau belajar harmonika. Tapi diketawain… Jadinya belajar flute deh.

4. Mama juga ngungkit-ngungkit (jarang sekali, tapi kalo terjadi, rasanya sediiih.. huff) kalo flute itu sekarang nganggur dan sia-sia.

Sekarang, flute itu lagi dipinjam Widy. Baguslah, kayanya dia itu memang berbakat memainkan alat musik. Sama seperti Opung… Semoga flute itu bisa lebih berguna….

Kemudian beberapa minggu yang lalu, aku mendengar orang main biola di kapel. Rasanya pengeeen bisa main biola. Tapi flute itu meninggalkan ketakutan. Ketakutan bahwa memang aku ini nggak berbakat main musik, hanya menyukai mendengar musik saja…

Keraguan itu hinggap di hati…. Dan masih tetap di sana sampai saat ini

About aureliaclaresta

Female. Ex consumer researcher & lecturer’s assistant. Learning business by running small business. Sometimes become a nocturnal. Love JokPin's poems, dress, Dee’s & Ayu Utami’s books, photography, make up, and learning new things. Lived in Tg Pinang, Kutoarjo, Serpong, BSD, & Jakarta. Now stay in Jogja with mom, 2 brothers, and some employees. See her tweets @aureliaclaresta

13 responses »

  1. Hai Auri…pa kabar nie?
    wah flute yah?
    hm, ada teman gw yg juga ngmainin flute dan ke manamana dia selalu bawabawa flute itu.
    katanya; ini pacar gw…
    yah, mungkin emang segitu dekatnya dia ama flutepnya ya.

  2. ayo dong jg patah semangat…dari dulu aku pengen belajar musik tp aku gak mampu bayar lesnya, …jadi deh belajar musik secara otodidak dan untungnya saat kuliah banyak temen2ku yg juga pemusik. salah satu instrumen musik yg aku ingin bisa adalah flute, namun sayang ..harganya terlalu mahal…saat ini cukuplah bermain gitar milik tetangga..Ayo semangat kawan….kalo ada niat pasti bisa,,, mari terus bermusik…

  3. Hai, Aurel… Aku minat belajar flute. Sebelum mampir di sini sempat buka blog nya Orini (yg NB dah ‘eksis’ di bidang itu🙂 ) Trus baca tulisanmu, sayang banget ya. Mungkin bakat ada, hanya peningkatan kemampuan nggak sepesat adikmu dng keyboardnya. Klo blh tau, flute nya merk apa, ada rencana over handle? Tx.

  4. hallo Aurelia,

    saya baru mengenal flute sekitar 1 bulan lalu. kebetulan iseng-iseng google eh bertemu dengan blog kamu.

    setelah beberapa saat berkenalan dengan flute, pendapat saya flute ini sangat sulit untuk di mainkan. membutuhkan banyak air flow. dituntut untuk memiliki technik pernafasan yang bagus. disamping technik embouchure yang baik.

    tetapi saya tetap bersemangat untuk berkenalan lebih jauh dengan flute. entah kenapa saya merasa jatuh cinta dengan alat musik tiup. walaupun saya sudah cukup tua untuk memulai bermusik (saya sudah 1/4 abad, hehehe).

    tulisan kamu menginspirasi saya untuk terus bersemangat. ayo kamu berlanjut, siapa tahu kita bisa main ensemble bareng.

    oke salam kenal dan sukses selalu untuk kamu,
    arief

  5. Hi Aurelia,

    Saya pingin bangat untuk belajar flute & saya sangat senang dengar suaranya,apalagi kalau berduet dengan piano.
    Cobalah untuk bangkit dan memotivasi diri kamu sendiri.
    Saya pun mengalami hal yang gak beda jauh dengan kamu,bedanya hanya di alat musiknya aja.

    Dari kecil alm.papa saya ngajarin saya main piano dan keyboard.
    Dan dengan ilmu tersebut saya pakai untuk melayani Tuhan dan juga mengajar didaerah2 pedalaman (kalau lagi tugas dipedalaman).
    5 tahun yang lalu papa saya meninggal dunia & saya sangat terpukul,sehingga saya tidak mau lagi untuk bermain piano ataupun keyboard.

    Seiring waktu berjalan saya sadar,bahwa tidak ada gunanya untuk bersedih terus,saya mulai bangkit kembali dan mulai belajar sendiri meskipun saya gak punya alat musik piano & keyboard lagi.
    Saya mulai belajar sedikit demi sedikit dan saya percaya suatu saat Tuhan pasti buka jalan untuk kerinduan saya ini.

    Kamu pasti bisa….
    Semangat ya…

  6. wah wah wah, banyak sekali yang memberi semangat….

    terima kasih teman-teman baruku🙂

    tapi aku ngerasa emang itu bukan jalanku… aku penikmat, bukan musisi aku rasa….

    tenang saja. aku akan terus berusaha untuk menemukan talentaku🙂

  7. kalo aku sih masih bayangin gmana caranya…? kata keponakan sih kalo mau belajar flute tuh caranya tuiup dulu botol fanta ato sejenisnya kalo bunyi…nah pertanda bisa…tul ndak ya? semenara aku sdg kumpul doku …kalo ada yang murahh …hm

    • aku lihat kemarin di toko alat musik, harga flute ga semahal dulu…
      sekarang satu koma sekian juta udah dapet.
      ehm, aku rasa ga semudah itu (niup botol fanta)… tapi semangat ya!!! suara flute itu enak banget didengernya… semangat ngumpulinnya. rajin2 latihannya!!!!🙂

  8. iya teman2 yg ingin belajar alat musik tetap semangat,mmg belajar tidak semudah yg dibicarakan,tp slm ad kemauan,disana lah kita akan temukan jalan,trust it
    aku skrg jg lagi mendalami flue,hmpr hosh2…. apas tp asik dgr suara nya>>>
    tmn2 kl ada kesempatan dan waktu ,buat komunitas musik,mw gk?jd bs slg shraring,tukar ilmu,lat bareng,dan juga bisa bermain isi acara bareng,kn cukup have fun,,^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s