Pasangan [Tidak] Serasi
Desember 7, 2010 9 Komentar
Kalo ndenger frasa ‘pasangan serasi’, apa yang kebayang? Romeo & Juliet? Putri & Pangeran (dari film-film Disney)? Atau malah Tante Widyawati & Alm. Om Sophan Sofian?
Di suatu malam yang agak hujan-hujan basah (ya iya lah, masa hujan tapi kering), saya sedang menunggu bus TransJakarta (uhuy…. saya masih konsisten kan, walo udah 4 bulan di Jakarta, cek ini). Dengan randomnya saya kepikiran tentang cerita-cerita dongeng yang suka seenaknya sendiri. Bikin iri & mupeng pendengar/penonton karena pasangannya udah ganteng & cantik, kaya & baik hati, dicintai semua orang, eh kok ya kisah cintanya mulus untuk selama-lamanya…. Kurang ajar banget yang bikin cerita. Berapa milyar orang yang sakit hati cuma bisa nonton kesempurnaan itu di film-film kartun (dan nggak ngalami sendiri maksudnya).
Dengan kekritisan yang tinggi (huekk), langsung ngeromet dalam hati: ‘kalau bikin cerita, jangan yang biasa, dong, yg unusual napa?’… Tiba-tiba, muncul muka-muka ini di benak saya.
Putri dan kodok
Gadis manis dan manusia separuh singa separuh beruang (siluman jadi-jadian?)
Lalu makhluk ijo gendut dan putri
Pangeran dan putri duyung
Anak cowok yang bisa terbang & peri
Cewek cantik dan gorilla
Manusia dan makhluk luar angkasa
Jake Sully & Neytiri
Mengingat hal itu. Saya jadi mikir, nampaknya para sutradara dan pencipta karakter sudah berusaha mati-matian stress juga untuk menjodoh-jodohkan makhluk tak sejenis. Hahaha…. Dunia nyata memang butuh imajinasi liar untuk melengkapinya…. Yang nyata-nyata aja nggak cukup
NB: saya cukup kecewa dengan postingan kali ini. sungguh nggak mutu banget. ini cuma pelampiasan karena si penulis sudah gatel pengen nulis, tapi idenya NOL BESAR…. alhasil, yang baca kasian… mbaca tulisan gak mutu… hahaha….
NB2: saya jadi inget film MALENA, dan jadi pengen nonton THE READER……
















