AureliaClaresta’s Weblog

Entries tagged as ‘cantik’

They Are Gorgeous

November 12, 2008 · 2 Tanggapan

Jangan bilang saya aneh, kalau saya mengaku bahwa suka melihat foto wanita-wanita cantik. Dengan sepatu yg cantik, dandanan yang cantik, dan tentunya gaun/baju yg oke. Saya rasa, saya nggak berlebihan kan? I’m Libra. Libra terkenal suka dengan keindahan, seni & stylishness. Hahaha

Di sini saya mau nunjukkin aja, seperti apa yg bagus menurut saya :)

Lindsay Lohan Kylie Minogue

Kelly BrookeLeona Lewis

Olga Kurylenko

Kategori: tulisan ringan
Ditandai: , , , , , ,

Cantik itu Luka

Maret 24, 2008 · 4 Tanggapan

cantik

Ada yang pernah baca buku karangan Eka Kurniawan yang judulnya CANTIK ITU LUKA? Buku itu cukup menarik bagi saya :)

Saya membacanya sewaktu SMA. Dipinjami Berto (Sastra Jerman UI – angktn 2004). Kejadian kemarin malam mengingatkan saya akan frasa ini. Cantik itu luka. Cantik itu banyak didamba perempuan. Tapi, cantik juga bisa membawa luka. Luka bagi orang yang memiliki wajah cantik itu. Juga orang-orang di dekat si cantik itu.

Semalam, pukul 19.00 s/d 23.00, saya mengalami kejadian spiritual yang benar-benar aneh. Sari, pembantu di rumah, yang usianya baru 13 tahun lebih, ‘dikerjain’ orang. Ngerti dong, maksudnya?!

Waktu pukul 18.00 saya hampiri ia di kamar atas, dia tidur. Whatt??? Masih tidur? Perasaan, waktu kami makan jam 13.00 dia sudah tidur. Tidak turun untuk makan. Masa jam 18.00 belum bangun juga?! Aneh! Ada apa nih?

Saya pun naik ke atas, ke kamar dia. Saya panggil dengan suara biasa, dia tidak bangun. Kamarnya gelap, lampu tidak dinyalakan. Jendela kamar dibuka begitu saja. Saya nyalakan lampu & saya raba dahinya. Tidak ‘anget’ kok!

Saya turun lagi ke bawah. Tak berapa lama. Mama merasa, sudah saatnya dia harus dibangunkan. Austin (adik bungsuku) pun disuruh nanya, Sari kenapa.

Austin turun dengan jawaban. “Mbak Sari sakit lagi pinggangnya. Nggak bisa bangun”. Apa? Dia kena santet lagi? Terakhir dia ’sakit pinggang’ adalah waktu dia disantet sama anak SMA yang merasa pacarnya direbut Sari. Dulu itu dia sampai nangis-nangis. Pinggang belakang kirinya sakit sekali. Dia tidak bisa bangun dari posisi tidur.

Si cewek yang nyantet itu, kata orang warung, tinggal di dekat Instiper. Instiper memang tidak jauh dari tempat tinggal kami. Cuma 200-300 meter. Warung sayur tempat pertemuan cewek itu dan Sari hanya berjarak 100m dari rumah. Biasanya tiap hari Sari ke sana untuk membeli bahan masakan. Di sanalah mereka bertemu. Dulu waktu pertama kali Sari disantet, cewek itu sudah menunjukkan alasannya. Dia berkata. “Dasar, cewek murahan! Tukang rebut cowok orang! Udah berapa cowok yang kamu rebut dari ceweknya?” disambung dengan ancaman “Mati Kamu!”

Kejadian itu sekitar bulan Januari. Eh, sekarang dia kena lagi. Kemarin pagi Sari bertemu lagi dengan ’si mbak’ itu. Tapi mbak itu tidak berkata apa-apa. Hanya wajahnya saja yang menunjukkan ketidaksukaan. Sari pun pulang ke rumah, masak-masak bersama saya, mama, dan mbak Wika. Tapi dia tidak bilang ke kami, kalau dia ketemu lagi dengan ‘mbak santet’ itu. Ketika dia tidur pukul 12.00, kami hanya mengira dia kurang tidur & merasa lelah. Jadi, tidak kami acuhkan.

Semalam itu, karena orang yang dulu membantu untuk mencabutkan ‘benda asing’ itu dari tubuh Sari, baru saja pulang dari RS, maka kami tidak dapat meminta bantuan doanya. Saya, mama, Widy, dan mbak Wika (mbaknya Widy) naik ke kamar Sari. Melihat dia, dan pasrah. Dia tidak berteriak-teriak seperti dulu waktu disantet pertama kali. Kami pun berdoa Bapa Kami sebanyak 50 kali. Mama menyuruh Sari berdoa juga dengan keyakinannya sebagai seorang muslimah. Sewaktu kami mulai berdoa, eh, dia kok malah tidur. Nah, tidurnya itu tidak tenang, dadanya naik turun, nafasnya tidak stabil. Di akhir akhir, dia menunjukkan hal yang aneh, dia menunjuk2 ke arah salib yang kami pakai dalam doa bersama. Dia sempat menutup telinganya dengan kedua tangannya. Waduh… celaka. Alamat ‘ada yang aneh’ nih. Kami melanjutkan doa Bapa Kamiu menjadi 100 kali. Eh, dia begitu lagi. Kami lanjutkan doanya karena kami masih melihat dia tidak tenang.

Tau apa yang terjadi kemudian? Dia mencoba mencekik lehernya sendiri. Membentur-benturkan kepala ke lantai. Dan berteriak-teriak, benar-benar kesetanan. (Pemakaian kata ‘teriak-teriak kesetanan’ kali ini bukan hanya kiasan). Kata-kata yang dia keluarkan adalah:

“Mati!” “Sari Mati!” “Cewek murahan dia!” “Dia ngerebut pacarku” “Semua suka dia” “Teman-temanku juga suka dia” “Sari harus mati” “Mukanya harus hancur” “Mukanya harus rusak”

Lalu seolah ada ‘yang lain lagi’ juga ngomong:

“Darah!” “Aku haus” “Aku mau minum” “Darah Sari” “Ibu…ibu…ibu…” “Mana ibuku” “Ibu jahat!” “Mana darahku?” “Ibu…” “Aku sayang Sari, tapi aku kasihan sama yang cowoknya direbut Sari”

Kalau kami suruh “Kamu pulang ya!” dia akan teriak “Nggak mau!”

Kalau ditanya, “Siapa yang ngirim kamu?” dia jawab “Bukan urusanmu!”

Sari trance dari jam 19.30 s/d 23.00. Kami semua lelah menghadapinya. Lemes deh! Megangin tangan, kepala, dan kakinya. Akhirnya dengan bantuan pak ronda & pak RT, si arwah bayi yg diaborsi itu keluar, entah kemana. Sari sadar pukul 23.15. Dia merasa tubuhnya sakit dan merasa sudah tidur lama. Sejak kami mulai berdoa, dia bilang ‘entah kenapa dia tertidur & bukan berdoa’. Jelas kan, kalau dia benar-benar kerasukan.

Pusing deh, masalah cowok. Anak SMA. Kok mainannya santet. Buset! Jadi inget sama buku CANTIK ITU LUKA. Sekali lagi saya bersyukur karena saya tidak cantik. (Widy pasti sebel dengan kata-kata terakhir tadi, biar deh)… Hehehe

Kategori: new experience
Ditandai: , , , ,

Sandra Dewi

Februari 20, 2008 · 33 Tanggapan

Cewek yang satu ini kayanya memang lagi laris jadi idola banyak orang. Mengapa? Karena di Yahoo Messenger, saya sudah melihat untuk ke-2 kalinya, temen saya yang cowok memajang gambar cewek kelahiran Bangka, 8 Agustus 1983 itu.

Akhirnya di YM saya pasang kalimat berikut sebagai status message saya:

“buset… sandra dewi jadi idola semua cowo y skarang???”

Dan sebagai reaksinya, ada 5 cowok dan 2 cewek yang berkomentar. Sudah bisa ditebak, yang cowok pasti meng’iya’kan dan yang cewek membahas ke’jelek’an Sandra Dewi. Kelima cowok itu stuju banget dengan pendapatku [termasuk my honey sweety Widy]… Ya..ya..ya…….. Fiuh…. Demikianlah kebenaran. Hahaha, tak dapat disangkal :D

Sandra Dewi memang cantik. Komentar saya: untung saya tidak secantik dia, kalau iya, pusing kali saya.. banyak fans saya rasa tidak enak. Hahahaha….. Fans bukan teman. Mereka cuma mengagumi tanpa mendukung secara moril karena alasan ‘kita juga manusia’… Apalagi fans itu banyak yang emosional. Hahaha…

Sudahlah, pembicaraan kita akhiri dengan melihat foto cewek cantik ini saja.

sandra-dewi.jpg

Kategori: Uncategorized
Ditandai: , , ,