Buku: Your Job Is Not Your Career
Agustus 15, 2010 7 Komentar
Buku ini adalah buku yang membuat saya tidak meneruskan seleksi lewat TPA dan Tes Bahasa Inggris (TOEFL Test) untuk beasiswa MM UGM. Awalnya agak sayang mengeluarkan Rp72 ribu untuk sepaket buku (mengingat si pembeli adalah orang yang belum bisa men-generate money sendiri), tapi setelah membaca, harga itu adalah harga yang murah untuk saran yang begitu berharga untuk hidup saya
Buku ini saya beli dan baca 1 bulan lebih yang lalu. Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Rene Suhardono karena telah membuat buku ini. Saya sangat gembira, ada buku Indonesia yang bagus seperti ini. I really love my nation. Buku ini menarik untuk dibawa ke kassa dan dibawa pulang karena judulnya yang catchy. Sampulnya yang clean dan simple.
I do believe, cover is important to make a book successful. (Aurelia Claresta Utomo)
Cover yang bagus menunjukkan bahwa buku itu digarap serius. Tidak hanya hal besar yang dipikirkan, tapi sampai ke hal kecilnya sekalipun. Namun, hal yang paling esensial dari sebuah buku tentunya adalah isinya. Makanya ada kutipan yang (sangat) terkenal: Don’t judge the book from its cover. Bisa jadi, cover bagus, isinya jelek. That’s also right.
Buku ini layout dan ilustrasinya ‘aku suka banget’. Sangat ringan untuk dibaca, mudah dimengerti, hal simple bisa diulas dengan teknik-teknik tertentu sehingga tetap menarik dan tidak terasa terlalu ringan. Bagi saya, itu menunjukkan tingkat intelegensi dan taste yang baik dari si penulis.
Rene mengatakan bahwa hidup orang seringkali terbawa arus sehingga begitu dangkal. Menjalani hidupnya tanpa kekritisan. Salah satu kekritisan yang perlu adalah kekritisan untuk menentukan: dalam hidup yang cuma sekali, apakah kamu sudah bekerja sesuai dengan passion-mu?
Bisakah anda menjawab: apa passion-mu?
Rene menulis buku ini untuk menolong orang lain agar jangan sampai orang tidak bahagia dengan pekerjaannya namun tak kunjung mencari pekerjaan baru karena: terikat oleh jumlah gaji, terikat oleh jabatan tinggi, terikat oleh kenikmatan fasilitas kantor, dsb. Setiap orang harusnya menemukan kebahagiaan atau kepenuhan hidup dalam pekerjaannya. Kebanggaan atas hal-hal lain seperti: posisi, gelar, gaji, fasilitas, dll adalah semu.
Passion – It is (NOT) what you’re good at. It is what you enjoy the most (Rene Suhardono Canoneo)
Passion adalah energi. Ketika kita memilih pekerjaan yang menjadi passion kita, maka kita nggak pernah ingin menunda pekerjaan kita, karena kita menyukainya. Get it? Jadi, apa kamu sudah bekerja sesuai dengan passion-mu? Kamu suka dengan apa yang kamu kerjakan sekarang?
Ini buku yang bagus, kalau tidak bisa dibilang sangat bagus (menurut saya: sangat bagus). Nggak perlu banyak kata lagi untuk merekomendasikan buku ini. Just read it as soon as possible! Sooner is better.

Dari kemaren sebenernya udah gatel pengen nulis, tapi lagi nggak banyak waktu luang… Nah, hari ini juga, jari ini gatel. Bosen liat WP nggak diisi isi… Nah, iseng-iseng, browsing dah…. Eh, ketemu sama RECTOVERSO. 

