Makan @ Jogja [21]: Zango

Standar

Tanggal 3 April 2013 malam, saya ke Zango Restaurant karena ada Om (adik Mama) yang dari Jember datang ke Jogja. Kalau kumpul keluarga begini paling seru kalau dirayakan dengan makan-makan.

Untuk makanan pembuka (appetizer) kami mencoba Escargot. Escargot adalah masakan khas Perancis yang bahan utamanya adalah siput (snail). Ini pertama kali saya makan escargot. Menu ini saya beri nilai 7. Enak. Siput disajikan dengan pastry yang dibentuk seperti roti (bun) pada burger. Ada rasa butter dan olive oil yang khas sehingga makanan ini rasanya oke. Sebagai garnish, mereka gunakan paprika tiga warna.

IMG_3977

Escargot

Untuk minuman, hanya ada 2 minuman yang patut direview (karena 2 orang memesan mineral water, dan 1 orang memesan guava juice). Kiss Berry Delight ini intinya sirup melon, rasanya ya begitu aja. Warnanya aja yang cantik, hijau-orenye-merah. Nggak perlu dikasih nilai ya.

IMG_3968

Kiss Berry Delight

Om saya memesan Kiwi Mojito. Sayangnya saya nggak mencicipi. Katanya sih rasanya asam, tidak manis. Di dalamnya minumannya yang nampak penuh itu, ada daun mint, irisan kiwi, dan kulit jeruk nipis. Secara tampilan, kurang cantik. Ada yang nyeletuk “seperti gelas yang lumutan”. Hmm, ada benarnya juga sih.

IMG_3970

Kiwi Mojito

Pizza di Zango tidak ada ukurannya. Hanya 1 ukuran. Saya baru mencoba 1 jenis pizza di sini, yaitu Norwegian Pizza. Pizza tipis nan krispi dengan topping keju dan salmon (separuh) mentah. Saya sudah 2 kali ke Zango dan pesan menu ini, rasanya konsisten ENAK. Recommended item! Satu porsi bisa dimakan berdua. Sendiri juga bisa sih. Tipis soalnya. Saya kasih nilai 8.5 untuk Pizza ini.

IMG_3972

Norwegian ‘Salmon’ Pizza

Fusion Noodle adalah produk yang ‘gagal’ dalam konsepnya. Salmonnya enak, apalagi dengan adanya kulit yang garing. Pastanya sangat mirip dengan udon. Rasanya sangat hambar (plain). Ketika chef Perancisnya menanyakan feedback, sudah saya sampaikan, dan ternyata doi memang mengakui bahwa pastanya terlalu hambar. Mungkin menu ini akan mengalami perubahan di masa yang akan datang.

IMG_3973

Fusion Noodle

Selain Fusion Noodle, ada 1 lagi menu yang tidak begitu oke di Zango. Nasi Goreng Zango. They just haven’t got the golden recipe of NASI GORENG. Nampak sepele, makan rakyat, tapi ternyata tidak mudah mengolahnya. Rasanya terlalu hambar. Chefnya dengan baik hati mengoreksi nasi gorengnya. Sayangnya kali itu keasinan. Mungkin dia kira kita darah tinggi kali ya, seleranya asin-asin banget. Hehehe.

IMG_3978

Nigiri Sushi – Tobiko

Tobiko Sushinya nggak oke. Yang nggak oke nasinya. Lebih oke sushi di Sugoi Tei, Nologaten.

Untuk desert kami coba Tarte Tartin, Apple Pie, dan Chocolate Brownies. Apesnya, si brownies agak gosong, udah nggak bisa dinilai. Kalau dari porsinya sih oke, ya. Cenderung besar potongannya.

Tarte Tartin itu saya nggak sempat foto. Udah keburu dimakan. KHILAF. Hehehe. Kira-kira gambarnya seperti ini. Rasanya biasa. Fillingnya terbuat dari apel dengan aroma kayu manis.

Apple Pie-nya oke! Saya kasih nilai 7 lah. Lagi-lagi nggak sempet difoto. Penampakannya lebih cantik daripada Tarte Tartin di atas.

Akhir kata, sorry banget, kali ini saya nggak bisa cantumkan harganya karena bill tidak berada di tangan saya. Ciyeee, dibayarin kan artinya. Hehehe. Tapi range harga Pizza di kisaran 40-50rb lah.

Monggo cobain deh ke Zango.

Photo courtesy: Aurelia Claresta U

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s