Muka Indocina

Ketika di Kamboja, saya mulai ngitung, berapa kali saya diajak ngomong pakai bahasa setempat. Sampai akhirnya saya berhenti berhitung, Capek ah. Rekan kerja saya, Hong, orang Vietnam setuju kalau kalau saya mukanya mirip orang Vietnam. Hehe. Beginilah nasib bermuka Indocina. Separo Indonesia, separo Cina (ngarang bangett). Muka indocina yang saya maksud adalah bermuka asia, tidak terlalu sipit, tapi tidak terlalu putih juga.

Petugas hotelnya tegang banget

Nah, dalam rangka ingin berfoto dengan orang Kamboja, saya meminta Putra memotretkan saya dengan petugas hotel yang menggunakan jas. Kelak saya harus mempertanggungjawabkan foto ini kepadaaaa… Bukan pacar saya. Bukaan.. Yang nanya malah teman-teman kantor yang mendapati foto ini ada di folder saya (maklum, acara kantor, jadi semua foto di-copy dan disebar).

Dalam rangka pengen foto dengan ‘saudara’ yang lain, saya minta foto bareng rekan seperusahaan yang berasal dari Vietnam. Hehehe. Mirip nggak? (ini beneran nanya, nggak maksa mirip, kok).

di kompleks candi Angkor Wat yang lain

Sehubungan dengan muka saya yang indocina, di night market Siem Reap, pasar yang menjual berbagai oleh-oleh, saya hampir dikelabui oleh seorang gadis muda berusia 16 tahun. Bahasa inggrisnya bagus sekali, bahkan saya sempat merasa bahasa inggrisnya lebih bagus dari saya. Dengan caranya yang manis dan lihai, ia mengatakan memberikan harga yang murah kepada saya karena saya nampak seperti orang lokal. Untung kemudian ada pembeli lain yang sibuk tanya ini itu. Akhirnya saya berhasil kabur dari tempat itu karena diberitahu teman saya bahwa harga untuk barang yang saya taksir itu harusnya jauh lebih murah.

Dengan muka ini, oleh seorang supir taksi, saya tidak dipercaya saat bilang rumah saya di Yogyakarta. Kemudian ia menebak saya ini orang Bandung. Haa? Sunda?? (_ _!)

Mau tau saya orang mana? Baca post yang ini :)

Perihal aureliaclaresta
Female. Libra. Born in 1987. Rarely stay at home. Love to travel. Chocolate addict. Sushi lover. A reader. Love to do these things: visit new place, being amateur guide for tourist in Jogja, taking picture, have an enough sleep, enjoy 'working' in the evening, read particular comic (my brother's comics), being a business/shopping/travel/cullinary/realtionship/life consultant... ^_^... Graduated from Universitas Gadjah Mada in 2010, major: Management.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 497 pengikut lainnya.