Ini lagu kok kata gantinya membingungkan ya?
Misalnya aku itu cewek. Kau itu cowok. Dia itu cowok.
Kok bisa ya, ada bagian “kau pernah menjadi, menjadi miliknya”
Ha?? iki ceritane, si ‘kau’ dan si ‘dia’ homo to??? hahahaha
Haduuuh… ini lagu enak banget dinyanyiin, tapi kok ya liriknya gak jelas begini??? Huf huf huf……
Rasa Ini
[by Vierra]
ku tak percaya kau ‘da disini
menemaniku di saat dia pergi
sungguh bahagia kau ‘da disini
menghapus semua sakit yang kurasa
*mungkinkah kau merasakan
semua yang ku pasrahkan
kenanglah kasih..
Reff :
ku suka dirinya, mungkin aku sayang
namun apakah mungkin, kau menjadi milikku
kau pernah menjadi, menjadi miliknya
namun salahlah aku, bila ku pendam rasa ini
na nana nanana nana nanana
back to * , Reff
back to Reff
klik here to download Rasa Ini – Vierra
Kategori: tulisan ringan
Ditandai: lirik, nggak jelas, rasa ini, vierra
Dan aku di sini. Masih bermimpi tentang perpustakaan itu, di mana aku masih bisa belajar dan bekerja di sana sampai malam hari. Perpustakaan yang hanya pernah aku dengar kabarnya dari cerita dosenku di suatu pagi. Konon katanya perpustakaan itu buka 24 jam….
Oh, andaikan saja kampusku memiliki perpustakaan seperti itu. Atau setidaknya membuka hall, lobby, selasarnya 24 jam untuk mahasiswa yang masih mau menekuri artikel, tugas, atau laptopnya. Mungkin aku saat ini masih berada di sana. Di kampusku…
Aku bertanya-tanya, apakah pejabat fakultasku juga pernah mengalami kampus yang terbuka 24 jam untuk mahasiswanya belajar ketika mereka mengambil gelar master dan doktoral di luar negri sana? Jika pernah, pernahkah mereka berterima kasih untuk kebijakan yang dibuat oleh kampus mereka yang konon sudah maju dalam konsep tersebut? Mengapa ya, mereka belum membuatkannya untuk aku dan teman-temanku di sini…
Oh bulan, oh bintang… Tolong katakan pada mereka yang mungkin sudah terlelap, bahwa aku bermimpi memiliki kampus yang tidak akan mengusirku untuk belajar atau bekerja di sana. Entah sudah berapa kali aku di’usir’ satpam secara halus untuk melanjutkan pekerjaanku di rumah, atau esok harinya. Ketika itu terjadi, haruskah aku menjelaskan panjang lebar ke satpam untuk menjelaskan suatu hal yang sangat penting untuk belajar dan bekerja? MOOD!
Ketika mood itu masih ada, tolong, jangan padamkan apinya… Please…. Jangan usir aku pulang, Pak Satpam… Aku masih mau di kampus untuk belajar dan bekerja. Apa yang kau khawatirkan dengan keberadaanku di kampus sampai larut malam? Bahkan ibuku yang begitu mengenalku tak mengkhawatirkanku (karena ia tahu bahwa aku di kampus untuk apa).
Pak Satpam… kau bisa pantau aku dengan CCTV yang menyiarkan siaran langsung itu ke ruangmu. I’m not doing anything bad, there. Hey, come on. No reason to force me to go home. I need the athmosphere to study, to work… Why i can’t stay there as long as i need it? I’m neither a criminal nor a vandals. I just can’t find better place to study and work better than my campus can provide… I also can’t afford cozy cafe for working. My bedroom only persuade me to get sleep early and I don’t have other room to work… Can’t I stay there? On my own campus?
Fiuh fiuh fiuh…. i’m talking alone here… Anybody hear me???
*Aurelia Claresta Utomo adalah mahasiswi smester 9 yang sedang berupaya menyelesaikan skripsinya di Fakultas Ekonomika & Bisnis UGM, Yogyakarta
Kategori: opini · tulisan ringan
Ditandai: bekerja, belajar, campus, ekonomika dan bisnis, fakultas, FEB, hari, jogja, kampus, laptop, library, malam, mimpi, perpustakaan, satpam, UGM, Yogyakarta
15. Amboja Herb Garden Resto [Jl. Kaliurang km.18,7]
Tanggal 2 Agustus 2009 yll, untuk pertama kalinya saya mencoba makan di Amboja Resto yang sudah direkomendasikan seorang tante dan seorang teman nggosip. Dan sekarang saya ingin melakukan hal yang sama, yaitu melanjutkan word of mouth ini.
Resto ini patut anda singgahi kalau anda ke Jogja. Ini adalah resto yang cocok untuk dikunjungi kalau anda sedang refreshing atau berlibur di Jogja. Tempat ini cocok untuk anda yang mau mengajak tamu dari luar kota untuk mencicipi salah satu ‘rasa’ Jogja. Tempat ini memiliki nuansa santai yang mendukung rasa nyaman bagi pengunjung.
Semua menu di sini menggunakan produk lokal yang mereka tanam sendiri di sekitar resto. Cocok buat para pendukung penggunaan produk lokal dan vegetarian.
Rasa makannya tidak bisa dibilang luar biasa, tapi enak kok. Saya mau sekali untuk kembali makan di sini. Ada yang mau ajak saya???
Oh ya, ini daftar menu yg kami pesan waktu itu:
jamur asam manis 17.500
Nila Sc plawangan 26.000
kailan sc tiram 15.000
nasi putih 3.000
nasi hitam 5.000 [nice try]
singkong thailand 11.000 [not recommended.no more]
teh kayu manis 6.000
juice amboja 12.000
marquisa juice 12.000 [like it]
es jeruk 7.500
Kategori: kuliner
Ditandai: herbal, jogja, kuliner, makanan, restoran, wisata, yogya, Yogyakarta
Karena penulis blog ini lagi stress, maka ia iseng saja mosting lirik lagu yang kebetulan lagi enak di telinganya (yg dekat dengan otaknya yang lagi nggak beres)… Lagu ini dari judulnya mengingatkan akan inti lagunya Jason Mraz yang berjudul Lucky. Tapi memang lagunya Zigas ini nggak bisa ditandingkan dengan lagunya Jason Mraz. Beda… Hahaha Nikmatilah…
Zigas – Sahabat Jadi Cinta
kuhantarkan kau di pelataran
hati yang temaram
matamu juga mata mataku
ada hasrat yang mungkin terlarang
* satu kata yang sulit terucap
hingga batinku tersiksa
Tuhan tolong aku jelaskanlah
perasaanku berubah jadi cinta
reff:
tak bisa hatiku menampikkan cinta
karena cinta tersirat bukan tersurat
meski bibirku terus berkata tidak
mataku trus pancarkan sinarnya
kudapati diri makin tersesat
saat kita bersama
desah nafas yang tak bisa truskan
persahabatan berubah jadi cinta
repeat *
repeat reff
reff2:
apa yang kita kini tengah rasakan
mengapa tak kita coba tuk satukan
mungkin cobaan untuk persahabatan
atau mungkin sebuah takdir Tuhan
repeat reff, reff2
repeat reff, reff2
download Sahabat_Jadi_Cinta_-_Zigas
Kategori: tulisan ringan
Ditandai: lirik, sahabat jadi cinta, zigas