AureliaClaresta’s Weblog

Masukan dari Maret 2008

Iklan HOLCIM

Maret 28, 2008 · & Komentar

Menurut saya, HOLCIM telah membuat iklan yang bagus! Iklan dengan lagu que sera sera yang dinyanyikan oleh anak kecil. Entahlah, apakah iklan ini sudah dibahas di majalah MIX atau belum, namun menurut saya, iklan ini memiliki 2 jenis keberhasilan.

Satu, HOLCIM telah membuat iklan yang sangat enak untuk dinikmati, yaitu dengan lagu yang lembut & ear-catching atau easy-listening (jika diksi saya kurang pas, mohon masukannya). Sangat menarik perhatian. Setahu saya, tidak pernah ada brand semen lain yang pernah membuat iklan seperti ini. Iklan semen biasanya macho. Tapi beda sekali dengan image dari iklan HOLCIM ini.

Kedua, HOLCIM berhasil melakukan investasi dalam bentuk brand awareness ke memori anak-anak kecil. Karena anak kecil sangat mudah mengingat lagu. Bisa jadi, HOLCIM berharap pada anak kecil karena mereka adalah calon konsumen di masa depan. Pengetahuan akan suatu merek yang yang sudah lama eksis bisa menjadi salah satu pendorong bagi seseorang untuk mempercayainya sebagai suatu produk yang expert di bidangnya.

Saya mencoba bertanya pada adik saya yang tukang nonton tv, “coba sebutkan, semen yang kamu tahu apa aja?” Dia menjawab, “HOLCIM, Tiga Roda, dan semen putih.”

Hahahaha…. Semen putih. Tin… tin…. Lugu banget (lugu=lucu & guoblok) :D . Austin adalah adik keduaku, kelahiran tahun 1997.

Saya mencoba lagi bertanya pada keponakan saya, namanya Nadia (kelahiran 2000). “Nadia tau nggak nama-nama semen?” Apa jawabannya? “Tidak tahu”.

Tapi ketika papanya tanya, HOLCIM itu apa? “Semen,” jawabnya. Jadi dia tahu sebenarnya, tapi masih belum menancap banget. Maklum lah, masih 7 tahun setengah.

Mungkin saya harus merevisi pendapat saya, bahwa anak-anak yang bakal langsung ‘ngeh’ merek-merek semen itu yang usianya sudah mencapai angka tertentu. Tapi angka itu saya tidak tahu. Kan, tiap anak perkembangannya beda-beda. Pengalaman dan pengetahuan akan ‘barang yang namanya semen’ juga berbeda-beda. Jadi tidak semua anak juga akan ‘ngeh’ kalau iklan HOLCIM itu adalah iklan semen. Bisa jadi malah mikirnya iklan rumah. Hehehehe.

Anda setuju, dengan pendapat saya? Monggo komentarnya…

holcim

Kategori: marketing
Ditandai: , ,

Cantik itu Luka

Maret 24, 2008 · & Komentar

cantik

Ada yang pernah baca buku karangan Eka Kurniawan yang judulnya CANTIK ITU LUKA? Buku itu cukup menarik bagi saya :)

Saya membacanya sewaktu SMA. Dipinjami Berto (Sastra Jerman UI – angktn 2004). Kejadian kemarin malam mengingatkan saya akan frasa ini. Cantik itu luka. Cantik itu banyak didamba perempuan. Tapi, cantik juga bisa membawa luka. Luka bagi orang yang memiliki wajah cantik itu. Juga orang-orang di dekat si cantik itu.

Semalam, pukul 19.00 s/d 23.00, saya mengalami kejadian spiritual yang benar-benar aneh. Sari, pembantu di rumah, yang usianya baru 13 tahun lebih, ‘dikerjain’ orang. Ngerti dong, maksudnya?!

Waktu pukul 18.00 saya hampiri ia di kamar atas, dia tidur. Whatt??? Masih tidur? Perasaan, waktu kami makan jam 13.00 dia sudah tidur. Tidak turun untuk makan. Masa jam 18.00 belum bangun juga?! Aneh! Ada apa nih?

Saya pun naik ke atas, ke kamar dia. Saya panggil dengan suara biasa, dia tidak bangun. Kamarnya gelap, lampu tidak dinyalakan. Jendela kamar dibuka begitu saja. Saya nyalakan lampu & saya raba dahinya. Tidak ‘anget’ kok!

Saya turun lagi ke bawah. Tak berapa lama. Mama merasa, sudah saatnya dia harus dibangunkan. Austin (adik bungsuku) pun disuruh nanya, Sari kenapa.

Austin turun dengan jawaban. “Mbak Sari sakit lagi pinggangnya. Nggak bisa bangun”. Apa? Dia kena santet lagi? Terakhir dia ’sakit pinggang’ adalah waktu dia disantet sama anak SMA yang merasa pacarnya direbut Sari. Dulu itu dia sampai nangis-nangis. Pinggang belakang kirinya sakit sekali. Dia tidak bisa bangun dari posisi tidur.

Si cewek yang nyantet itu, kata orang warung, tinggal di dekat Instiper. Instiper memang tidak jauh dari tempat tinggal kami. Cuma 200-300 meter. Warung sayur tempat pertemuan cewek itu dan Sari hanya berjarak 100m dari rumah. Biasanya tiap hari Sari ke sana untuk membeli bahan masakan. Di sanalah mereka bertemu. Dulu waktu pertama kali Sari disantet, cewek itu sudah menunjukkan alasannya. Dia berkata. “Dasar, cewek murahan! Tukang rebut cowok orang! Udah berapa cowok yang kamu rebut dari ceweknya?” disambung dengan ancaman “Mati Kamu!”

Kejadian itu sekitar bulan Januari. Eh, sekarang dia kena lagi. Kemarin pagi Sari bertemu lagi dengan ’si mbak’ itu. Tapi mbak itu tidak berkata apa-apa. Hanya wajahnya saja yang menunjukkan ketidaksukaan. Sari pun pulang ke rumah, masak-masak bersama saya, mama, dan mbak Wika. Tapi dia tidak bilang ke kami, kalau dia ketemu lagi dengan ‘mbak santet’ itu. Ketika dia tidur pukul 12.00, kami hanya mengira dia kurang tidur & merasa lelah. Jadi, tidak kami acuhkan.

Semalam itu, karena orang yang dulu membantu untuk mencabutkan ‘benda asing’ itu dari tubuh Sari, baru saja pulang dari RS, maka kami tidak dapat meminta bantuan doanya. Saya, mama, Widy, dan mbak Wika (mbaknya Widy) naik ke kamar Sari. Melihat dia, dan pasrah. Dia tidak berteriak-teriak seperti dulu waktu disantet pertama kali. Kami pun berdoa Bapa Kami sebanyak 50 kali. Mama menyuruh Sari berdoa juga dengan keyakinannya sebagai seorang muslimah. Sewaktu kami mulai berdoa, eh, dia kok malah tidur. Nah, tidurnya itu tidak tenang, dadanya naik turun, nafasnya tidak stabil. Di akhir akhir, dia menunjukkan hal yang aneh, dia menunjuk2 ke arah salib yang kami pakai dalam doa bersama. Dia sempat menutup telinganya dengan kedua tangannya. Waduh… celaka. Alamat ‘ada yang aneh’ nih. Kami melanjutkan doa Bapa Kamiu menjadi 100 kali. Eh, dia begitu lagi. Kami lanjutkan doanya karena kami masih melihat dia tidak tenang.

Tau apa yang terjadi kemudian? Dia mencoba mencekik lehernya sendiri. Membentur-benturkan kepala ke lantai. Dan berteriak-teriak, benar-benar kesetanan. (Pemakaian kata ‘teriak-teriak kesetanan’ kali ini bukan hanya kiasan). Kata-kata yang dia keluarkan adalah:

“Mati!” “Sari Mati!” “Cewek murahan dia!” “Dia ngerebut pacarku” “Semua suka dia” “Teman-temanku juga suka dia” “Sari harus mati” “Mukanya harus hancur” “Mukanya harus rusak”

Lalu seolah ada ‘yang lain lagi’ juga ngomong:

“Darah!” “Aku haus” “Aku mau minum” “Darah Sari” “Ibu…ibu…ibu…” “Mana ibuku” “Ibu jahat!” “Mana darahku?” “Ibu…” “Aku sayang Sari, tapi aku kasihan sama yang cowoknya direbut Sari”

Kalau kami suruh “Kamu pulang ya!” dia akan teriak “Nggak mau!”

Kalau ditanya, “Siapa yang ngirim kamu?” dia jawab “Bukan urusanmu!”

Sari trance dari jam 19.30 s/d 23.00. Kami semua lelah menghadapinya. Lemes deh! Megangin tangan, kepala, dan kakinya. Akhirnya dengan bantuan pak ronda & pak RT, si arwah bayi yg diaborsi itu keluar, entah kemana. Sari sadar pukul 23.15. Dia merasa tubuhnya sakit dan merasa sudah tidur lama. Sejak kami mulai berdoa, dia bilang ‘entah kenapa dia tertidur & bukan berdoa’. Jelas kan, kalau dia benar-benar kerasukan.

Pusing deh, masalah cowok. Anak SMA. Kok mainannya santet. Buset! Jadi inget sama buku CANTIK ITU LUKA. Sekali lagi saya bersyukur karena saya tidak cantik. (Widy pasti sebel dengan kata-kata terakhir tadi, biar deh)… Hehehe

Kategori: new experience
Ditandai: , , , ,

Anda Sudah Punya Family Tree?

Maret 19, 2008 · 1 Komentar

Sudah lama saya ingin membuat family tree. Ingin tahu, siapa sih ancestor saya… Hehehe… Saya cuma tahu, saya punya darah Kutoarjo, Padang, Bone, dan Tionghoa…. Saudara? Cukup tahu siapa itu oma dan opa, siapa saudara kandung ayah & ibu, sepupu tidak semua dekat. Apalagi kalau sepupunya papa / mama. Oleh karena itu, membuat family tree adalah mimpi saya sejak lama.

Kemarin, seorang teman SMP mengaku dia sodaraan sama Hitler. Dan dia tahu hal itu dari mana? Dari family tree… Family tree yang dibuat oleh saudara ayahnya.

Bagus! Ini dia yang saya cari. Akhirnya dia mencarikan saya freeware untuk membuat family tree. Aduh senangnya…. Mulai sekarang, saya akan mencari…. siapa saudara oma. Siapa ibunya opa yang konon masih keluarga kerajaan Bone. Dan terlebih lagi, siapa moyang saya dari pihak ayah. Karena ayah saya sendiri tidak tahu. Payah. Maaf, papa!

Hihihi…. ngomong-ngomong soal family tree, saya jadi ingat sama Sirius Black. Family tree-nya yang ada di dinding rumahnya itu lho. Mantap! Keren ya?! Itu membuat saya bertekad bulat, sebulat pupil mata saya (walau mata saya tidak belo-bulat, tapi toh pupil mata tetap bulat, kan) bahwa saya akan menelusuri siapa moyang saya :D

family tree sirius black

Mau bikin family tree juga? Coba di sini, sini ato, sini.

Kategori: new experience
Ditandai: , ,

Para Pangeran

Maret 12, 2008 · & Komentar

william-harry.jpg

Mana yang lebih ganteng???

Prince William of Wales? Atau adiknya, Prince Henry of Wales?

Kalo dari foto yang di atas? Saya pilih Harry.

Coba foto yang lain lagi…

nm_diana_kids_070615_ms.jpg

Waduh… masih terlalu kecil. Saya tidak memilih keduanya.

Foto yang lain lagi???

william-harry2.jpg

Harry tentu tampak lebih baik! Harry 2 : William 0

Next….

william-harry3.jpg

God…. Harry menang lg :P Hahahaha

Lagi???

princespa1212_468x357.jpg

Hehehe…. Harry!!! William mukanya panjang, thick lips…. Harry itu cute :P

Nah, supaya adil, ini dia foto William yang lumayan ganteng. Eh, ganteng dink. Cuma, kalo disandingin sama adiknya lagi… Waaah… kalah deh!

prince_william2.jpg

Hmmm…. keliatan mirip ya, sama bokapnya… Prince Charles of Wales

Hm……

Yang terakhir ni foto prince yang memang ganteng. Pantes jadi model :)

prince_edward.jpg

Gimana??? Keren nggak? Hehehe….. Pantes kan, jadi model?

Tapi…. itu nggak tau Prince Edward yang mana. Karena.. Prince Edward, Earl of Wessex yang dari kerajaan Inggris itu fotonya yang ini :)

prince-edward.jpg

Ya..ya..ya…. itulah mereka :) Para pewaris kerajaan Inggris :)

Kategori: Uncategorized
Ditandai: , , , ,

12 Negara Paling Bahagia

Maret 10, 2008 · & Komentar

Lagi-lagi menurut Business Week

Berikut adalah 12 negara yang penduduknya paling bahagia. happiness-and-how-to-measure-it. Mungkin setelah tahu negara-negara itu, ada yang mau pindah kewarganegaraan? Hehehehe

1. Denmark

GDP per kapita $34,600. Standar kehidupan yang tinggi dan pelayanan sosial yang oke, bikin negara ini menjadi yang paling baik dan paling menyenangkan untuk ditinggali. Sekolah negrinya top quality. Sekolah swastanya juga dapat terjangkau. Mantap dah!

2. Switzerland

GDP per kapita $32,300. Tingkat kriminal di sini rendah. Infrastrukturnya bagus. Swiss juga punya Alpen, punya danau, lengkap deh. Harapan hidup di Swiss 80,5 tahun.

swiss.jpg

3. Austria

GDP per kapita $32,700. Tingkat harapan hidup di sini 79 tahun. Pemandangan di Austria bagus dan hukum di sana juga baik. Kemiskinan di negara ini hanya sekitar 6%.

4. Iceland

GDP per kapita $35,600. Tebak, berapa angka pengangguran di negara ini? 2.1% lho! Bayangkan dan bandingkan dengan Indonesia. Hahahaha. Tingkat melek hurusnya juga tinggi.

5. Bahama

Dengan populasi 303,800 jiwa dan GDP $303,800, Bahama menduduki peringkat ke-5. Cuaca di sini sangat baik. Bahama memiliki perpaduan kultur Afrika dan Eropa.

6.Finlandia

Populasi negara ini diperkirakan sekitar 5.2 juta jiwa. Kualitas pelayanan kesehatan di sini sangat baik. Sekolah pun gratis. Satu hal, tahukah kamu kalau Finlandia memiliki pendidikan terbaik di seluruh dunia? Padahal jam belajar siswa tidak setinggi di Korea. Kenapa? Karena kualitas guru di Finlandia sangat sangat baik. Guru digaji tinggi di sana.

7. Sweden

Sistem kesejahteraannya merupakan salah satu yang terbaik di Eropa. Pajak di sini tinggi tapi, pemerintahannya transparan. GDPnya per tahun per kapita mencapai $29,800.

sweden.jpg

8.Bhutan

Ini aneh, karena Bhutan bisa menempati posisi ke-8 padahal GDP per kapitanya hanya $1,400 saja. Rendah, kan?! Mirip Indonesia. Tingkat melek hurufnya pun cuma 47%. Harapan hidup sekitar 55 tahun. Tapi Bhutan memiliki pemandangan yang indah dan kultur yang meresap baik di masyarakat. Bhutan memiliki kriteria bahagianya sendiri.

9. Brunei

GDPnya $23,600. Harapan hidup di negara kecil penghasil minyak ini sekitar 75 tahun. Pendidikan dan kesehatan di sini gratis. Subsidi perumahan dan beras pun menjadi tanggung jawab negara.

omar-ali-saifuddin-mosque-bandar-seri-begawan-brunei.jpg

10. Kanada

Dengan GDP $34,000 dan harapan hidup 80 tahun, Kanada menempati urutan ke-10. Tingkat kejahatan di sini rendah. Pelayanan kesehatan juga baik. Pemandangan yang indah juga menunjang kebahagiaan penduduk negara ini.

11. Irlandia

4 juta penduduknya dan GDP per kapitanya $41,000. Ekonomi terbuka & pendidikan yang baik menjadi penyumbang kebahagiaan penduduk Irlandia.

12. Luxemburg

GDPnya sangat tinggi, sekitar $55,600 per kapita. GDPnya merupakan yang tertinggi di dunia. 100% penduduknya telah melek huruf. Pada tahun 2005, Luxemburg menjadi negara yang teraman di dunia.

luxemburg

INDONESIA???
Hahaha, bandingkan ya.

GDP per kapita $1,600 (angka pasti? ga tau juga)

Inflasi 2007: sekitar 6,3%

Pertumbuhan ekonomi: 6,2%

Penanaman modal asing: $12 juta (gile)

Merupakan 3 besar perusak lingkungan di dunia

Korupsi… salah satu yang terhebat di dunia

Pendidikan: kacau. Gaji guru rendah. Anak-anak rajin tawuran, smack-down, jajan makanan murah dan berbahaya, bolos, nge-mall melulu, ga pernah belajar.

Kesehatan: ASKES selalu bermasalah. Rumah sakit tidak menerima orang miskin yang nggak bisa bayar. Rumah sakit mahal.

Kualitas udara: Jakarta merupakan salah satu kota dengan polusi terparah di dunia.

Kualitas air: buruk, banyak limbah dibuang di sungai, laut. Banyak penduduk yang buang sampah di sungai. Banyak yang masih mandi, cuci, gosok gigi buang air di kali. Ada sumur yang menghasilkan air plus gas metan.

Hahaha… sehingga… Indonesia menjadi negara dengan kebahagiaan penduduk yang no.1001 dari seluruh dunia. Hahaha…. Indonesia si Jamrud Khatulistiwa.

Kategori: Uncategorized
Ditandai: , , ,

Top 50 Undergraduate Business Schools – by Business Week

Maret 10, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Mau tau 50 sekolah bisnis terbaik versi Business Week?

Tapi kayanya smua dari Amerika deh. Hmm.. sebenernya ada kata-kata Silicon Valley sih tadi, itu kan India ya?! Hehehe…..

Keren ya, bisa kuliah di tempat-tempat tersebut…. Bisa lebih pintar??? Hehehehe Tergantung kali yaaa….

Hmm, aku baru tau, kalo ternyata di sana yg bagus itu program accounting & finance. Marketing dll kurang baik…. Kenapa ya?

Katanya juga, banyak perekrut SDM dari Wall Street yang ngambil karyawan dari New York University (Peringkat 8). Uugh, catet!

Tapi, yang mencengangkan, masa tidak ada nama Harvard Business School? Apa maksudnya ya? Apa…. Harvard udah pasti tidak usah di-rank? Peringkat pertama disandang oleh University of Pennsylvania, Philadelphia. Mereka sudah 3 tahun berturut-turut jadi no.1. Biaya kuliahnya? $35,916 per tahun.

Peringkat kedua jadi milik University of Virginia, Charlottesville yang annual cost-nya $8,690. Alias, sekitar 80 juta rupiah per tahun.

Mahal ya?! Sekolah memang bukan buat orang yang kesulitan dana :( University of Pennsylvania, Philadelphia

Kategori: Uncategorized
Ditandai: , , ,